Blogroll

Saturday, September 4, 2010

Sex Before Married

I. Pendahuluan
Pacaran adalah masa perkenalan untuk menuju pernikahan. Orang yang berpacaran adalah orang yang mempersiapkan diri untuk pernikahan. Apa saja yang dapat menghambat perkenalan:
1. Ketertutupan
2. Kemunafikan
3. Terlalu cepat
4. Sex

II. Pandangan-pandangan keliru
1. Setiap orang yang sudah saling cinta dan saling percaya harus dibuktikan dengan sex
2. Hubungan sex adalah tanda bahwa masing-masing pasangan siap terikat
3. Hubungan sex pranikah, asal si dia bertanggung jawab itu oke-oke saja
4. Hubungan sex 1x tidak mungkin berakibat kehamilan
5. Hubungan sex pranikah, yang dilarang adalah ML, namun jika hanya rabaan dan saling merangsang itu wajar

III. Tingkatan Sex Before Marriage
1. Holding hands (berpegangan tangan)
2. Embracing and chick kissing (berpelukan dan cium pipi)
3. Lips kissing (ciuman bibir)
4. Heavy "French" kissing (ciuman dalam)
5. Fondling (rabaan)
6. Fondling of genitals (meraba genitals)
7. Sexual intercourse (hubungan badan)

IV. Mengapa "SEX IN DATE" ?
1. Tipisnya iman
2. Ketidakmengertian bahaya "sex in date"
3. Rangsangan-rangsangan yang terus menerus (bacaan, tontonan, rabaan)
4. Kesempatan yang terbuka (berduaan tanpa ada gangguan)
5. Pacarannya tanpa batas
6. Misconcept tentang "totalitas cinta"

V. Bahaya "SEX IN DATE"
1. Pertimbangan perkenalan tidak lagi secara obyektif (menjadi subyektif)
2. Timbulnya perasaan "ya..gampangan" (akhirnya cinta tawar)
3. Timbulnya kecemburuan yang berlebih (karena ketidakpercayaan)
4. Hilangnya percaya diri (selalu dibayang-bayangi dengan dosa)
5. Merasa saya tidak mungkin menikah dalam "kekotoran" (saya musti cari yang bersih)
6. Bagi wanita: kehamilan (yang seringkali diakhiri dengan "maksa" nikah atau aborsi

VI. Yang membuat orang muda dapat jatuh (Amsal 7:6-23)
1. Karena ingin coba-coba (ayat 7-9)
-> setan pasti langsung menanggapi (ayat 10)
2. Karena tidak punya "rem yang pakem" (ayat 13-14)
-> karena bersembunyi di balik hal-hal rohani
3. Karena menceburkan diri (ayat 15-20)
-> tidak cepat-cepat bangkit dan meninggalkan
-> butuh 2 laki-laki, 1 punya HP 1 nggak, belagak mau dicopet
4. Terikat dengan bujukan (ayat 21)
-> perhatikan kejatuhan selalu datang tiba-tiba (ayat 22)

VII. Sikap kita
1. II Kor 10:3 : kita di dunia tetapi jangan duniawi
2. I Kor 9:27 : kita perlu melatih tubuh kita
3. II Tim 2:22 : kita perlu menjauhi nafsu orang muda
4. I Yoh 2:17 : kita perlu memiliki kasih Allah

VIII. Bagaimana "DATE WITHOUT SEX" ?
1. Isi masa pacaran dengan hal-hal rohani
2. Bertekad dan berdoalah untuk "holy 'til married" (from now)
3. Hindari "kesempatan-kesempatan" yang menghancurkan
4. Kalau kekasih/pasangan memaksa berarti pasangan ini bukan dari Tuhan
5. Ingatlah keberanian untuk menolak "sex in date" adalah "harga" seorang pria atau wanita

IX. Penutup
Ingatlah bahwa sex diciptakan untuk pernikahan.
Sex before marriage is always a tragedy.

(sumber: Future Generation no. 84, edisi Januari 2008)

No comments:

Post a Comment